Sunday, January 22, 2012

KEPERAWATAN KELUARGA


Apa itu asuhan keperawatan keluarga ? dan bagaimana cara kita melakukanya ?.
pada kesempatan kali ini kita akan membahan tentang apa itu asuhan keperawatan keluarga.

asuhan keperawatan keluarga adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktek keperawatan kepada keluarga untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan keluarga tersebut dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
ada beberapa perubahan sosial yang berpengaruh terhadap keluarga, yang diantaranya adalah : pertumbuhan penduduk ( usia harapan hidup atau populasi lansia meningkat ), perubahan komposisi populasi ( ras dan suku ), perubahan ekonomi dan budaya ( krisis ekonomi dan budaya ), menurunnya ukuran rumah tangga keluarga luas ( keluarga inti ) family carer menjadi masalah, perubahan norma gender dengan pendidikan wanita / kesempatan kerja / kekuasaanya didalam keluarga.

tujuan umum dari asuhan keperawatan keluarga adalah meningkatnya kemampuan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan secara mandiri. sedang tujuan khusus dari asuhan keperawatan keluarga adalah meningkatnya kemampuan keluarga dalam : mengenal masalah kesehatan keluarga, memutuskan tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan keluarga, melakukan tindakan keperawatan kesehatan kepada keluarga yang sakit mempunyai gangguan fungsi tubuh dan atau yang membutuhkan bantuan asuhan keperawatan, memelihara lingkungan ( fisik, psikis dan sosial ) sehingga dapat menunjang peningkatan kesehatan keluarga, memanfaatkan sumber daya yang ada di masyarakat misalnya : puskesmas, pustu, kartu sehat dan posyandu untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

asuhan keperawatan keluarga memiliki prinsip yaitu : bekerjasama dengan keluarga secara kolektif, mulai sesuai dengan kemauan keluarga, sesuaikan NCP dengan tahap perkembangan keluarga, terima dan akui struktur keluarga, penekanan pada kemampuan keluarga.

sasaran dari asuhan keperawatan keluarga ini adalah keluarga - keluarga yang rawan kesehatan yaitu keluarga yang mempunyai masalah kesehatan atau yang beresiko terhadap timbulnya masalah kesehatan. untuk sasaran PERKESMAS ( keluarga rawan kesehatan ) yaitu : keluarga yang belum terjangkau pelayanan kesehatan : ibu hamil tertentu yang belum ANC, ibu nifas yang persalinanya dilakukan dukun, balita tertentu, penyakit kronis menularr yang tidak bisa di intervensi oleh program, penyakit endemis, penyakit kronis yang tidak menular, kecacatan tertentu ( mental atau fisik ). keluarga dengan resiko tinggi : ibu hamil dengan masalah gizi ( anemi, kurang energi kronis ), ibu hamil dengan resiko ( perdarahan, infeksi, hipertensi ), balita dengan BGM, neonatus dengan BBLR, usia lanjut jompo, kasus percobaan bunuh diri. keluarga dengan kasus tindak lanjut keperawatan : drop out tertentu ( ibu hamil, bayi, balita dengan keterlambatan tumbuh kembang, penyakit kronis atau endemis tertentu, kasus pasca keperawatan : kasus pasca keperawatan rujukan, kasus katarak yang dioperasi di puskesmas, persalinan dengan tindakan, kasus psikotik, kasus yang seharusnya dirujuk namun tidak melaksanakan rujukanya.

Saturday, January 21, 2012

VITAMIN DAN MINERAL

Tentu kita sering mendengar tentang vitamin dan mineral di keseharian kita. vitamin adalah senyawa kimia yang diperlukan untuk fungsi metabolism normal dan penyembuhan jaringan, tubuh kita hanya membutuhkan vitamin dalam jumlah yang sedikit setiap harinya yang diperoleh dari makanan sehari – hari. Masukan vitamin tersebut harus ditambah pada masa pertumbuhan badan yang cepat, ibu hamil dan menyusui, mereka yang mengalami sakit yang berat, bagi yang diet tidak memadai dan peminum alkohol.

Vitamin di bagi menjadi 2 kategori yaitu vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, K. vitamin – vitamin ini lambat di metabolism dan dapat disimpan jaringan lemak, hati dan otot dalam jumlah yang bermagna dan diekskresikan dalam urin dalam laju lambat. Vitamin A dan D bersifat toksik jika di pakai dalam jumlah yang berlebihan dan dalam jangka waktu yang lama. Vitamin E dan K kurang bersifat toksik dari pada vitamin A dan D. makanan yang kaya vitamin A adalah buah – buahan dan sayur – sayuran berwarna kuning dan hijau, ikan dan produk dari susu. Makanan yang kaya vitamin D adalah susu, produk dari susu, dan margarine. Makanan yang kaya vitamin E adalah minyak, margarine, susu , biji – bijian daging. Makanan yang kaya vitamin K adalah sayur – sayuran yang berdaun hijau, daging, telur dan keju.

Vitamin A sangat penting bagi pemeliharaan kulit, mata, rambut dan pertumbuhan tulang, namun terapi dosis yang berlebihan dapat bersifat toksit. Selama kehamilan, kelebihan vitamin A ( >6000IU ) dapat menimbulkan efek teratogenik ( cacat lahir ) pada janin.

Vitamin D mempunyai peranan penting dalam mengatur metabolism kalsium, namun kelebihan vitamin D dapat mengakibatkan hipervitaminosis ( >40.000IU ) menimbulkan hiperkalsemia dengan gejala anoreksia, mual, muntah.

Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B komplek dan vitamin C. kelompok vitamin ini biasanya tidak bersifat toksit kecuali dalam jumlah yang sangat berlebih. Vitamin ini larut dalam air dan sangat mudah diekskresikan kedalam urin.

Vitamin C tidak disimpan didalam tubuh dan mudah diekskresikan kedalam urin. Vitamin C diabsorbsi dengan mudah melalui saluran gastrointestinal dan didistribusikan diseluruh cairan tubuh. Ginjal akan mengekresikan vitamin C seluruhnya hamper tanpa perubahan. Vitamin C di perlukan untuk metabolism karbohidrat, protein dan sintesa lemak. Kontrasepsi oral dapat menurunkan konsentrasi vitamin C dalam serum. Merokok juga menurunkan kadar vitamin C dalam serum. Vitamin C mengadosis yang dipakai bersama dengan aspirin atau sulfonamiod sapat mengakibatkan pembentukan Kristal dalam urin.

Vitamin B komplek terdiri dari vitamin B1 ( tiamin ) yang berfungsi sebagai meningkatkan pemakaian energy, dibutuhkan agar fungsi sitem syaraf dan jantung bekerja dengan baik, B2 ( riboflavin) berfungsi untuk mengatasi masalah kulit seperti kulit bersisik sudut mult pecah – pecah, perdangan kulit dan lidah , vit B3 ( asam nikoyinat atau niasin ) berfungsi untuk reksi yang menghasilakn energy dan membantu system syaraf, vit B6 ( piridoksin ) sangat penting dalam metabolism, sintesis protein dan pembentukan sel – sel darah merah.

Tuesday, January 10, 2012

malaria

Malaria

Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi tropik yang termasuk dalam kategori penyakit dalam. Malaria tersebut bersifat akut maupun kronik. Malaria disebabkan oleh protozoa genus plasmodium yang di tandai dengan demam, spenomegali dan anemia.

Adapun Etiologi dari penyakit malaria tersebut adalah plasmodium sebagai penyebab malaria tersebut terdiri dari 4 spesies yaitu : plasmodium vivax, plasmodium falciparum, plasmodium malariae dan plasmodium ovale. Manusia maupun hewan ventebra lainya merupakan hospes perantara dan juga hospes definitive yaitu nyamuk anopheles.

Daur hidup spesies malaria terdiri dari fase seksual / sporogami dalam badan nyamuk anopheles dan fase aseksual skizogoni dalam badan hospes vertebra termasuk juga manusia. Pathogenesis malaria tersebut ada 2 cara yaitu : alami ( melalui gigitan nyamuk ke tubuh manusia ) dan induksi.

Gejala dan tanda yang dapat di jumpai untuk malaria tersebut adalah demam, splenomegali, anemia dan ikterus. Demam khas malaria terdiri atas 3 stadium, yaitu menggigil antara 15 menit sampai 1 jam, puncak demam antara 2 sampai 6 jam, dan berkeringat antara 2 sampai 4 jam. Splenomegali merupakan juga gejala khas malaria kronik.

Untuk melihat keberadaan parasit dalam darah tepi seperti trofozit yang berbentuk cincin dapat dilakukan dengan pemeriksaan penunjang ( pemeriksaan darah tepi ).

Ada 5 jenis Obat untuk penyakit malaria :

Proguanil, perimetamin untuk membasmi parasit praeritrosit. primakuin untuk membasmi parasit eksoeritrosit. kina ,klorokuin dan amodikuin untuk membasmi parasit fase eritrosit. Primakuin untuk menghancurkan bentuk seksual. Sporontosid mencegah gametosit. Bila resistensi p. falciparum terdapat klorokuin sudah dapat dipastikan obat anti malaria lain.

selalu jaga kebersihan dan berperilaku hidup sehat unuk menghindari penyakit malaria.